Warga Palaktiying Desa Landih, Bangli menggelar Nyepi adat yang telah
berlangsung sejak Kamis (7/3) lalu. Warga melaksanakan brata Panyepian
layaknya Nyepi pada umumnya di Bali.
Selama melaksanakan Nyepi adat warga dilarang menerima tamu. Bagi yang melanggar terancam sangsi adat.
Selama Nyepi adat berlangsung semua pintu masuk menuju Palaktiying
dijaga pecalang. Selama Nyepi adat berlangsung seluruh warga dilarang
bepergian. Mereka hanya berada di rumah masing-masing untuk
melangsungkan persembahyangan dan kegiatan positif lainnya.
Klian Dusun Palaktiying I Nengah Jambrud, Jumat (8/3) kemarin
mengatakan, Nyepi adat ini telah berlangsung turun temurun. Sehari
sebelum Nyepi adat, warga melaksanakan Ngusaba Tegen di Pura Dalem
Pingit Adat Palaktiying. Warga yang melanggar prosesi Nyepi adat
terancam sangsi denda uang kepeng. ‘’Kita mengenal dua hari raya Nyepi.
Pertama Nyepi adat dan beberapa harinya Nyepi umum seperti di Bali,’’
ujarnya.
Sumber : Balipost
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar